Akui Laporan Keuangan Terus Membaik --- Sub.
BKD Kota Samarinda (18/05/2015) - Pemkot Samarinda terus berupaya keras untuk meningkatkan opini terkait laporan keuangan. Setelah beberapa tahun lalu disclaimer dan selama beberapa tahun belakangan meningkat menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP), kini upaya selanjutnya perbaikan laporan keuangan menuju Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Karena itu, komunikasi aktif terus dilakukan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam rangka peningkatan status laporan keuangan dimaksud.
Hal ini disampaikan Kepala Inspektorat Daerah (Itda) Kota Samarinda, Hermanus Barus dalam Rapat Koordinasi (Rakor) terbatas dalam rangka menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK RI terkait laporan keuangan Pemkot Samarinda tahun angaran 2014 di Balai Kota, belum lama ini. Memang tak ada temuan menonjol oleh BPK yang kini dalam proses pemeriksaan. Namun semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk selalu kooperatif untuk melakukan klarifikasi dan memberikan jawaban akurat bila ada yang ditanyakan BPK.
"Saat ini kan dalam proses pemeriksaan. Jadi kita minta bagi SKPD yang belum memberikan jawaban, supaya bisa langsung menjawab," ujar Barus.
Meski begitu lanjut dia, temuan ini belum resmi karena masih dalam proses pemeriksaan dan klarifikasi. Setelah semuanya selesai, baru memasuki proses final berupa rekomendasi BPK.
"Kalau yang sekarang, kita lagi berikan jawaban sesuai yang ditanyakan. Misalkan ada yang pekerjaannya terlambat, apakah dendanya sudah dibayarkan ataukah belum. Yang begitu-begitu saja. Dan kita selalu kooperatif," sebutnya.
Sejauh ini terang dia, pemeriksaan berlangsung secara menyeluruh untuk semua SKPD. Artinya, tidak ada SKPD yang secara khusus menjadi bidikan. Meski begitu ia memastikan, sebenarnya laporan keuangan Pemkot Samarinda dari tahun ke tahun terus membaik. Bahkan jumlah temuan kini juga semakin berkurang yakni di bawah 10.
"Intinya, kita koordinasi supaya bisa segera memberikan jawaban atas pertanyaan BPK, kalau memang SKPD bersangkutan belum memberikan jawaban. Dan kita cek terus setiap minggu," pungkas Barus.
Sumber : Hms 6 (Pemkot Samarinda)





